Halaman

Rabu, 23 Mei 2012

About You

Title: About You
Author: Yukari aka Tania
Cast : Natsumi Ringo» Rin-chan
     Yamada Ryosuke» Ryo-kun
      Chinen Yuuri » Yu-kun
       Arioka Daiki» Dai-kun

"Rin," panggil Arioka Daiki teman dekat Natsumi Ringo dulu.
"Dai-kun?" Sahut Ringo terkaget ketika menengok ke arah Daiki.
"Ah, sudah lama kita tidak bertemu" gumam Daiki menepuk-nepuk bahu Ringo.
"Iya," senyum Ringo tipis.
"Nanti jika bisa kita baru bercerita lagi ya, Jya" pamit Daiki sepertinya terburu-buru ingin pergi.
"Jya" lambai Ringo tetapi mata  Ringo terus tertuju arah kemana Daiki berjalan "Dai-kun kenal dengannya?" Gumam Ringo sangat kaget melihat orang yang sedang berbicara dengan Daiki sekarang "sepertinya mereka terlihat akrab? Senyumannya begitu manis,bisa jantungan aku  disini, sebaiknya aku kembali kekelas dulu" gumam Ringo berjalan masuk kekelasnya.

***
"Yu-kun, aku sangat..sangat bingung" keluh Ringo yang menempelkan wajahnya ke meja belajarnya sedangkan Chinen Yuri sedang asyik menikmati bentonya disebelah Ringo.
"Nani? Masalah dia lagi?" Tanya Yuri yang masih keasyikan dengan bekal makanannya.
"Jika tidak? Aku ingin berkenalan dengannya, demo.. Dia murid popular dikelasmu,aku tidak berani.."
"Rin-chan, jika kamu menyukainya, kenalan saja dengannya, jangan menghiraukan dia murid popular atau bukan, karna semua manusia itu sederajat" senyum Yuri memasukan sesendok nasi goreng kemulutnya.
"Aku tau itu, tetapi aku benar-benar tidak tau apa-apa tentangnya, siapa tau dia sudah punya pacar?"
"Setau ku dia masih single, banyak perempuan yang selalu menempel dengannya bagaikan lem" bisik Yuri menyimpan kotak makanannya ke kantong bergambar kelinci miliknya.
" Jadi aku sudah game over sebelum berjuang?" Tanya Ringo makin lemes
"Belum juga" nyengir Yuri
"Aaa! Aku jadi binggung ni@@"
"Sudah-sudah jangan bingung, just do it, ok? Aku mau balik ke kelas dulu, kamu mau ikut? Biar bsa lihat dia?" Ajak Yuri
"iie sepertinya bel sudah mau berbunyi" tolak Ringo yang sebenarnya ingin ikut ke kelas Yuri
"Yasudah, aku kembali dulu.jya"
"Jya"

***
"Dai-kun?"
"Rin-chan" panggil Daiki menyamperin Ringo yang baru keluar dari kelasnya
"Kenapa Dai-kun ada disini? Tanya Ringo
"Menunggumu" senyum Daiki manis
"Menungguku? Buat apa?"Tanya Ringo sedikit bingung
"Yuk kita pergi minum jus" ajak Daiki langsung menarik tangan Ringo

***
"Oh jadi Dai-kun ingin berkenalan dengannya?" Tanya Ringo yang sudah mendengar curhat Daiki panjang lebar dan ternyata Daiki menyukai seorang perempuan dikelas Ringo dan baru kemaren Daiki putus dengan mantannya setau Ringo karna berita disekolah itu cepet menyebar ditambah Daiki memang populer tetapi dia terkenal Playboy'nya juga jadi tidak heran kalo dia ingin berkenalan dengan perempuan cantik dikelas Ringo.
"Iya, tetapi sepertinya dia tidak tertarik denganku jadi aku ingin minta bantuan Rin-chan" pinta Daiki mengedip-kedipkan matanya
"Yasudah, aku akan membantu Dai-kun" janji Rin meminum jus jeruk yang masih fresh itu*(yalah baru dibikin ya masih fresh)
"Hountouni?" Tanya Daiki senang bercampur aduk dengan kaget
"Un, hontou" angguk Ringo
"Arigatou Rin-chan, tetapi aku berharap kamu dapat cepetan mengenalkan aku dengannya karna Ryo-kun juga menyukainya" ucap Daiki menyedot jus strawberrynya
"Ryo-kun?" Gumam Ringo terkaget
"Un Yamada Ryosuke dia murid popular dikelasku, kamu tidak mengenalnya?" Tanya Daiki
"Aku hanya tau dia murid terpopuler dikelasmu tetapi aku tidak tau bagaimana sifatnya alias tidak mengenalnya" jelas Ringo lebih teperinci
"Ou, dia itu baik, perhatihan, jika kamu mau aku dapat mengenalkanmu dengannya"
"Houtou?"
"Un" angguk Daiki
"Hm,, sepertinya tidak perlu" senyum Ringo menolak setelah berpikir-pikir.
"Ou padahal dia masih single loh" gumam Daiki mengoda
"Ya sebenanrnya aku mau tetapi kata mu dia selalu dikerumunin perempuan, ah! bagaimana bisa aku mendekatinya" batin Ringo

***
"Ohayou Rin-chan" sapa yuri yang kebetulan bertemu dengan Ringo ditengah perjalanan ke sekolah
"Ohayou yu-kun" sapa Ringo balik
"Yuk kesekolah bareng" ajak yuri
"Un" angguk Ringo

Ditengah jalan, Ringo melihat Ryo-kun lewat dengan refleknya dia langsung memangilnya "Ryo-kun" panggilnya. "Ah! Baka aku keceplosan" gumamnya mengigit bibirnya
"Nani?" Tanya Ryosuke langsung berhenti mengayung sepedanya
"Anoo,, ano..
"anoo.. Boleh anterkan dia kesekolah?" Nyamber Yuri mengantikan Ringo berbicara
"Tentu" senyum Ryosuke
"Sudah sana cepet naik" dorong Yuri menyuruh Ringo yang sudah diam membatu naik kesepeda Ryosuke.

***
"Apa aku sedang mimpi? Duduk disepeda Ryo-kun? Disepedanya? aromanya yang begitu wangi membuatku tambah doki-doki" Batin Ringo
"O namae wa?" Tanya Ryosuke yang membuka pembicaraan  duluan.
"Ah,atashi Natsumi Ringo, Rin desu"
"Ou, yoroshiku" ucap Ryosuke yang tersenyum "oh ya, kenapa kamu bisa tau namaku? Sepertinya kitatidak perna bertemu?"
"Ah, aku tidak sekelas denganmu (*sudah pasti) dan setiap hari aku selalu dikelas jadi tentu kita tidak perna bertemu (*alasan yg aneh @@)
"Sou"
"Hm,, anoo Ryo-kun, Ryo-kun sedang suka dengan seorang perempuan dikelas ku ya?"
"Eh? Siapa?" Tanya Ryosuke bingung
"Ano.. Dia, Ryumi-chan"
"Ryumi? Iie, aku tidak dekat dengannya, kenapa kamu bertanya seperti itu?" Tanya Ryosuke
"Ah, iie, aku hanya sekedar menanyakan" nyengir Ringo "Dai-kun berbohong denganku? Apa demi mendapatkan email Ryumi?" Gumam Ringo
"Kamu ngomong apa?" Tanya Ryosuke yang tidak mendengar jelas apa yg dikatakan Ringo
"Iie,iie, sepertinya sampai disini saja, nanti jika banyak yg melihat kita bisa repot kamu" ucap Ringo seperti ingin turun dari sepeda
"Daijoubu, dari sini kesekolah masih jauh, tidak baik seorang perempuan berjalan sendiri ditempat sesepi ini" (*perhatiannya Ryosuke *w*)
" Ano,, aku sudah biasa sepertinya aku harus tunggu disini jika nanti temenmu melihat,kamu akan repot"
"Yasudah, tetapi nanti saja ditikungan saat dekat sekolah ajh ya" senyum Ryosuke
"Un" angguk Ringo ragu-ragu

"Mungkin dia memang perhatian terhadap semua perempuan.., ditambah kegantengannya, perempuan mana yang tidak akan jatuh hati jika mengenalnya?" Pikir Ringo terdiam

***
"Hosh..hosh.. Bagaimana tadi?" Tanya Yuri yang menyamperin Ringo dikelasnya
"Bagaimana apanya," tanya Ringo tidak mengerti maksud Yuri
"Dengan Ryo-kunnya"
Ringo pun tersenyum-senyum "tidak kenapa-kenapa kuk"
"Benarkah?" Tanya Yuri ragu-ragu
"Un..un" angguk-angguk Ringo
"Ou, bagaimna?"
"Bagaimana apanya lagi?" Tanya Ringo kebingungan lagi
"Bagaimana apanya ya?" Tanya yuri yg kebingungan juga
"Dasar kau ini" pukul Ringo pelan

***
"Dai-kun, ini nomor Ryumi-chan"
"Arigatou ne" ucap Daiki menerima selembar kertas yang berisi email plus nomor HP Ryumi" mungkin karna Ryumi dan Ringo cukup dekat jadi sangatlah mudah mendapatkan nomor dan emailnya
"Kau tau Rin-chan, kemarin baru saja seorang perempuan menembak Ryo-kun"
"Ha?"
"Un, mantan ku.. Dia menembak Ryo-kun tepat dihadapanku, sungguh membuatku kesal" curhat Daiki
"Yang minta putus duluan kan Dai-kun, kuk jadi Dai-kun yang tidak senang?" Batin Rin
"Sabar ya Dai-kun" hibur Ringo
"Un" angguk Daiki

***
pulang sekolah
"Ryo-kun pulang barengku yuk" tawar beberpa perempuan yang menempel pada Ryosuke
"Gomen" ucap Ryosuke kabur dari gelombongan itu
"Rin matte-kudasai "
"Suara itu?" Batin Ringo
"Ryo-kun"
"Yuk pulang bareng" ajak Ryosuke
"Hai!" Angguk Ringo senang

"Waahhh!begitu bahagiannya aku" batin Ringo berbunga-bunga
"Mulai sekarang aku akan mengantarkan mu pergi dan pulang sekolah setiap hari, tidak baik seorang perempuan berjalan ditempat seperti ini"
"Demo.."
"Daijoubu, mereka tidak akan berani denganmu"  senyum Ryosuke seperti tau apa yang ingin ditanyakan Ringo
"Arigatou Ryo-kun" senyum Ringo

"Makin hari aku dan Ryo-kun makin akrab, aku kira Ryo-kun akan menjadi milikku, demo.."
"Rin-chan.. Rin-chan" panggil Daiki
"Nani?"
"Ryumi-chan.. Diaa menerima ku" ucapnya senang
"Yokatta ne" senyum Ringo ikut senang
"Un, arigatou"
"Jika tidak ada msalah aku mau masuk kelas dulu ya" pamit Ringo
"Eh, Rin-chan kau tau Ryo-kun sudah pacaran kemarin?" Tanya Daiki
Ringo pun berhenti melangkah, buku yang dipegangnya pun terjatuh, senyumamnya pun menghilang
"Ou, aku tau" ucap Ringo

***
"Yu-kun" tangis Ringo yang merasa sakit dihatinya
"Sabar ya Rin-chan" Hibur Yuri
"Demo,, Ryo-kun diaa.."

***
"Harapan ku hancur smua, apa yang bisa aku lakukan?" batin Ringo mau berjalan pulang.
"Rin-chan, Rin-chan" panggil Ryosuke "kenapa kamu tidak menungguku?" Tanya Ryosuke
"Aku kira Ryo-kun  akan menga.. Lupakan saja"
"Yuk naik"
Ringo pun naik kesepeda Ryosuke dengan ragu-ragunya
"Mungkin Ryo-kun yang baik terhadap semua perempuan hanya takut aku seorang perempuan kenapa-kenapa disaat perjalanan pulang maupun pergi, mungkin hanya perasaan kasihannya jadi dia mau mengantarkanku" batin Ringo.
"Ryo-kun?" Panggil Ringo
"Hm.. Nani?" Tanya Ryosuke
"Kamu sudah pacaran?"
"Ha? Kamu tau dri mana?" Tanya Ryosuke tersenyum
"Jadi Ryo-kun sudah pacaran?" Tanya Ringo mulai terpecah belah hatinya
"Iie" jawab Ryosuke yang membuat Ringo tenang 1000 persen
"Demo..
"Aku tidak punya pacar dan aku sedang menantikan seorang wanita yang mungkin tidak perna menerimaku" jelas Ryosuke
"Doshite?" Tanya Ringo
"Aku sering melihatnya berduaan dengan seorang laki-laki"
"Ou, sabar ya Ryo-kun" hibur Ringo yang juga menghibur hatinya
"Un, oh ya beberapa hari lagi sudah natal.. Kamu bisa keluar malam?" Tanya Ryosuke
"Un" angguk Ringo

***
Malam natal yang begitu dingin
"Aku akan menyatakannya nanti jika sudah dia datang" Senyum Ryosuke memegang sebuah kado kecil. Dia datang lebih awal dari waktu janjian bertemu dengan Ringo.

"Rin-chan" peluk Daiki
" Doshite?" Tanya Ringo yang dicegat waktu ingin pergi bertemu Ryosuke
"aku putus dengan Ryumi-chan" tangisnya
"Eh?"

"Gomen Ryo-kun, aku sedang ada sedikit halangan mungkin aku akan datang telat
                                                                                                *Ringo"

"Sabar ya Dai-kun" hibur Ringo yang sudah hampir satu setengah jam mendengar Daiki curhat. Ringo terus melihat dan melihat jam tangannya
"Anoo..Dai-kun aku ada masalah, boleh aku pergi duluan?" Tanya Ringo
"Ou kamu ada masalah? Pergi dulu saja" ucap Daiki kembali normal
"Ha? Hai! Arigatou ne Dai-kun" senyum Ringo buru-buru menarik tasnya dan berlari keluar.
Dia terus berlari dan berlari
Waktu yang kemakan mungkin setengah jam dan akhirnya dia sampai juga ditempat bertemuan
Ringo mengatur napasnya sambil melihat kiri kanan "Ryo-kun.. Sudah pergi" Gumamnya terjongkok.
"Ah, Rin-chan kamu sudah datang?" Tanya Ryosuke yang berjalan dari arah belakang pohon natal yang besar tepat dihadapan Ringo
"Ryo-kun" peluk Ringo senang.
"Akhirnya kamu datang juga"
"Gomen, tadi aku ada halangan" ucap Ringo
"Daijoubu, ini.. Untuk mu Merry X'mas"
"Wah arigatou"ucap Ringo ingin memasukan ke tasnya
"Eh? Kamu tidak mau membukanya?" Tanya Ryosuke
"Ah? Iya" Ringo pun membukanya pelan-pelan
"Wah.. Kawaii" senyum Ringo melihat sebuah gantungan boneka kecil setelah dia mengingat-ingat  "ini boneka..
"Un, kamu mengingatnya? Kamu yang telah menjahit boneka ini pelan-pelan dikelasmu" senyum Ryosuke
"Jadi ini punya Ryo-kun?"
"Un, sejak saat itu aku selalu memerhatikanmu, dan kamu selalu berduaan dengan Yuri, aku kira kamu pacaran tetapi saat aku mengetahui kalian cuma temen biasa. Aku sudah bertekat untuk menyatakan cintaku padamu" jelas Ryosuke
"Jadi orang yang Ryo-ku bilang itu.." Tanya Ringo menunjuk dirinya sendiri
"Un, Aishiteru" peluk Ryosuke tiba-tiba dan membuat Ringo shock abis
"Ha? Aku mimpi? Bangun lah Ringo. Bagunlah!”Batin Ringo
”Ai..shi..te..ru..Rin-chan” eja Ryosuke
“aku tidak mimpi” Batin Ringo “AISHITERU MO RYO-KUN” teriaknya senang

                                      END~

^Flash Back^
“Yuri-san, kamu pacaran dengn Rin-chan ya?” Tanya Ryosuke yang menghampiri meja Yuri
“iie, aku hanya teman dengannya”
“yokatta” senyum Ryosuke berjalan pergi
“Ryo-san” panggil Yuri menghentikan langkah Ryosuke
“Rin-chan dia, menyukaimu.. aku harap kamu dapat menjaganya” senyum Yuri
“Aku akan menjaganya” senyum Ryosuke
^End Flashback^

tambahan FlashBack^
”wah gantungan HP siapa ini? Kawaii..” senyum Ringo yang menemukan sebuah Gantungan Buta(Pig) dilantai “boneka ini rusak” Gumamnya berjalan kemeja belajarnya mengambil kotak tempat alat-alatnya dikolong meja

“nobuta-chan ku kemana?” gumam Ryosuke yang mencari-cari gantungan Hpnya yang terjatuh karna tadi dia (Ryosuke)  ditarik-tarik segerombongan perempuan.
“siapa dia? Ah! Nobuta-chan! Ada ditangannya” Batin Ryosuke melihat Rin yang sedang sibuk menjahit Nobutanya “ah! Nobuta-chan sobek, pasti dia kesakitan” gumam Ryosuke mengigit bibirnya.

”sudah selesai, buta ini punya siapa ya? Aku taruh disini ajah mungkin nanti pemiliknya mengambilnya” batin Ringo menaruhnya dimeja belakang kelasnya. Tak lama pun dia berjalan pulang.
Ryosuke buru-buru masuk kekelas Ringo “jahitan dia begitu rapi” gumamnya. “arigatou-nee” ucapnya menuju meja belajar Rin
^End Flashback^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar