Title: About You
Author: Yukari aka Tania
Cast : Natsumi
Ringo» Rin-chan
Yamada Ryosuke» Ryo-kun
Chinen Yuuri » Yu-kun
Arioka Daiki» Dai-kun
"Rin,"
panggil Arioka Daiki teman dekat Natsumi Ringo dulu.
"Dai-kun?"
Sahut Ringo terkaget ketika menengok ke arah Daiki.
"Ah, sudah
lama kita tidak bertemu" gumam Daiki menepuk-nepuk bahu Ringo.
"Iya,"
senyum Ringo tipis.
"Nanti jika
bisa kita baru bercerita lagi ya, Jya" pamit Daiki sepertinya terburu-buru
ingin pergi.
"Jya"
lambai Ringo tetapi mata Ringo terus
tertuju arah kemana Daiki berjalan "Dai-kun kenal dengannya?" Gumam
Ringo sangat kaget melihat orang yang sedang berbicara dengan Daiki sekarang
"sepertinya mereka terlihat akrab? Senyumannya begitu manis,bisa jantungan
aku disini, sebaiknya aku kembali
kekelas dulu" gumam Ringo berjalan masuk kekelasnya.
***
"Yu-kun, aku
sangat..sangat bingung" keluh Ringo yang menempelkan wajahnya ke meja
belajarnya sedangkan Chinen Yuri sedang asyik menikmati bentonya disebelah Ringo.
"Nani?
Masalah dia lagi?" Tanya Yuri yang masih keasyikan dengan bekal
makanannya.
"Jika tidak?
Aku ingin berkenalan dengannya, demo.. Dia murid popular dikelasmu,aku tidak
berani.."
"Rin-chan,
jika kamu menyukainya, kenalan saja dengannya, jangan menghiraukan dia murid
popular atau bukan, karna semua manusia itu sederajat" senyum Yuri
memasukan sesendok nasi goreng kemulutnya.
"Aku tau itu,
tetapi aku benar-benar tidak tau apa-apa tentangnya, siapa tau dia sudah punya
pacar?"
"Setau ku dia
masih single, banyak perempuan yang selalu menempel dengannya bagaikan
lem" bisik Yuri menyimpan kotak makanannya ke kantong bergambar kelinci
miliknya.
" Jadi aku
sudah game over sebelum berjuang?" Tanya Ringo makin lemes
"Belum
juga" nyengir Yuri
"Aaa! Aku
jadi binggung ni@@"
"Sudah-sudah
jangan bingung, just do it, ok? Aku mau balik ke kelas dulu, kamu mau ikut?
Biar bsa lihat dia?" Ajak Yuri
"iie
sepertinya bel sudah mau berbunyi" tolak Ringo yang sebenarnya ingin ikut
ke kelas Yuri
"Yasudah, aku
kembali dulu.jya"
"Jya"
***
"Dai-kun?"
"Rin-chan"
panggil Daiki menyamperin Ringo yang baru keluar dari kelasnya
"Kenapa
Dai-kun ada disini? Tanya Ringo
"Menunggumu"
senyum Daiki manis
"Menungguku?
Buat apa?"Tanya Ringo sedikit bingung
"Yuk kita
pergi minum jus" ajak Daiki langsung menarik tangan Ringo
***
"Oh jadi
Dai-kun ingin berkenalan dengannya?" Tanya Ringo yang sudah mendengar
curhat Daiki panjang lebar dan ternyata Daiki menyukai seorang perempuan
dikelas Ringo dan baru kemaren Daiki putus dengan mantannya setau Ringo karna
berita disekolah itu cepet menyebar ditambah Daiki memang populer tetapi dia
terkenal Playboy'nya juga jadi tidak heran kalo dia ingin berkenalan dengan
perempuan cantik dikelas Ringo.
"Iya, tetapi
sepertinya dia tidak tertarik denganku jadi aku ingin minta bantuan
Rin-chan" pinta Daiki mengedip-kedipkan matanya
"Yasudah, aku
akan membantu Dai-kun" janji Rin meminum jus jeruk yang masih fresh
itu*(yalah baru dibikin ya masih fresh)
"Hountouni?"
Tanya Daiki senang bercampur aduk dengan kaget
"Un, hontou"
angguk Ringo
"Arigatou
Rin-chan, tetapi aku berharap kamu dapat cepetan mengenalkan aku dengannya
karna Ryo-kun juga menyukainya" ucap Daiki menyedot jus strawberrynya
"Ryo-kun?"
Gumam Ringo terkaget
"Un Yamada
Ryosuke dia murid popular dikelasku, kamu tidak mengenalnya?" Tanya Daiki
"Aku hanya
tau dia murid terpopuler dikelasmu tetapi aku tidak tau bagaimana sifatnya
alias tidak mengenalnya" jelas Ringo lebih teperinci
"Ou, dia itu
baik, perhatihan, jika kamu mau aku dapat mengenalkanmu dengannya"
"Houtou?"
"Un"
angguk Daiki
"Hm,,
sepertinya tidak perlu" senyum Ringo menolak setelah berpikir-pikir.
"Ou padahal
dia masih single loh" gumam Daiki mengoda
"Ya
sebenanrnya aku mau tetapi kata mu dia selalu dikerumunin perempuan, ah!
bagaimana bisa aku mendekatinya" batin Ringo
***
"Ohayou
Rin-chan" sapa yuri yang kebetulan bertemu dengan Ringo ditengah
perjalanan ke sekolah
"Ohayou
yu-kun" sapa Ringo balik
"Yuk
kesekolah bareng" ajak yuri
"Un"
angguk Ringo
Ditengah jalan,
Ringo melihat Ryo-kun lewat dengan refleknya dia langsung memangilnya
"Ryo-kun" panggilnya. "Ah! Baka aku keceplosan" gumamnya
mengigit bibirnya
"Nani?"
Tanya Ryosuke langsung berhenti mengayung sepedanya
"Anoo,, ano..
"anoo.. Boleh
anterkan dia kesekolah?" Nyamber Yuri mengantikan Ringo berbicara
"Tentu"
senyum Ryosuke
"Sudah sana cepet naik"
dorong Yuri menyuruh Ringo yang sudah diam membatu naik kesepeda Ryosuke.
***
"Apa aku
sedang mimpi? Duduk disepeda Ryo-kun? Disepedanya? aromanya yang begitu wangi
membuatku tambah doki-doki" Batin Ringo
"O namae
wa?" Tanya Ryosuke yang membuka pembicaraan duluan.
"Ah,atashi
Natsumi Ringo, Rin desu"
"Ou,
yoroshiku" ucap Ryosuke yang tersenyum "oh ya, kenapa kamu bisa tau
namaku? Sepertinya kitatidak perna bertemu?"
"Ah, aku
tidak sekelas denganmu (*sudah pasti) dan setiap hari aku selalu dikelas jadi tentu
kita tidak perna bertemu (*alasan yg aneh @@)
"Sou"
"Hm,, anoo
Ryo-kun, Ryo-kun sedang suka dengan seorang perempuan dikelas ku ya?"
"Eh?
Siapa?" Tanya Ryosuke bingung
"Ano.. Dia,
Ryumi-chan"
"Ryumi? Iie,
aku tidak dekat dengannya, kenapa kamu bertanya seperti itu?" Tanya
Ryosuke
"Ah, iie, aku
hanya sekedar menanyakan" nyengir Ringo "Dai-kun berbohong denganku?
Apa demi mendapatkan email Ryumi?" Gumam Ringo
"Kamu ngomong
apa?" Tanya Ryosuke yang tidak mendengar jelas apa yg dikatakan Ringo
"Iie,iie,
sepertinya sampai disini saja, nanti jika banyak yg melihat kita bisa repot
kamu" ucap Ringo seperti ingin turun dari sepeda
"Daijoubu,
dari sini kesekolah masih jauh, tidak baik seorang perempuan berjalan sendiri
ditempat sesepi ini" (*perhatiannya Ryosuke *w*)
" Ano,, aku
sudah biasa sepertinya aku harus tunggu disini jika nanti temenmu melihat,kamu
akan repot"
"Yasudah,
tetapi nanti saja ditikungan saat dekat sekolah ajh ya" senyum Ryosuke
"Un"
angguk Ringo ragu-ragu
"Mungkin dia
memang perhatian terhadap semua perempuan.., ditambah kegantengannya, perempuan
mana yang tidak akan jatuh hati jika mengenalnya?" Pikir Ringo terdiam
***
"Hosh..hosh..
Bagaimana tadi?" Tanya Yuri yang menyamperin Ringo dikelasnya
"Bagaimana
apanya," tanya Ringo tidak mengerti maksud Yuri
"Dengan
Ryo-kunnya"
Ringo pun
tersenyum-senyum "tidak kenapa-kenapa kuk"
"Benarkah?"
Tanya Yuri ragu-ragu
"Un..un"
angguk-angguk Ringo
"Ou,
bagaimna?"
"Bagaimana
apanya lagi?" Tanya Ringo kebingungan lagi
"Bagaimana
apanya ya?" Tanya yuri yg kebingungan juga
"Dasar kau
ini" pukul Ringo pelan
***
"Dai-kun, ini
nomor Ryumi-chan"
"Arigatou
ne" ucap Daiki menerima selembar kertas yang berisi email plus nomor HP
Ryumi" mungkin karna Ryumi dan Ringo cukup dekat jadi sangatlah mudah
mendapatkan nomor dan emailnya
"Kau tau
Rin-chan, kemarin baru saja seorang perempuan menembak Ryo-kun"
"Ha?"
"Un, mantan
ku.. Dia menembak Ryo-kun tepat dihadapanku, sungguh membuatku kesal"
curhat Daiki
"Yang minta
putus duluan kan
Dai-kun, kuk jadi Dai-kun yang tidak senang?" Batin Rin
"Sabar ya
Dai-kun" hibur Ringo
"Un"
angguk Daiki
***
pulang sekolah
"Ryo-kun
pulang barengku yuk" tawar beberpa perempuan yang menempel pada Ryosuke
"Gomen"
ucap Ryosuke kabur dari gelombongan itu
"Rin
matte-kudasai "
"Suara
itu?" Batin Ringo
"Ryo-kun"
"Yuk pulang
bareng" ajak Ryosuke
"Hai!"
Angguk Ringo senang
"Waahhh!begitu
bahagiannya aku" batin Ringo berbunga-bunga
"Mulai
sekarang aku akan mengantarkan mu pergi dan pulang sekolah setiap hari, tidak
baik seorang perempuan berjalan ditempat seperti ini"
"Demo.."
"Daijoubu,
mereka tidak akan berani denganmu" senyum Ryosuke seperti tau apa yang ingin
ditanyakan Ringo
"Arigatou
Ryo-kun" senyum Ringo
"Makin hari
aku dan Ryo-kun makin akrab, aku kira Ryo-kun akan menjadi milikku,
demo.."
"Rin-chan..
Rin-chan" panggil Daiki
"Nani?"
"Ryumi-chan..
Diaa menerima ku" ucapnya senang
"Yokatta
ne" senyum Ringo ikut senang
"Un,
arigatou"
"Jika tidak
ada msalah aku mau masuk kelas dulu ya" pamit Ringo
"Eh, Rin-chan
kau tau Ryo-kun sudah pacaran kemarin?" Tanya Daiki
Ringo pun berhenti
melangkah, buku yang dipegangnya pun terjatuh, senyumamnya pun menghilang
"Ou, aku
tau" ucap Ringo
***
"Yu-kun"
tangis Ringo yang merasa sakit dihatinya
"Sabar ya
Rin-chan" Hibur Yuri
"Demo,,
Ryo-kun diaa.."
***
"Harapan ku
hancur smua, apa yang bisa aku lakukan?" batin Ringo mau berjalan pulang.
"Rin-chan,
Rin-chan" panggil Ryosuke "kenapa kamu tidak menungguku?" Tanya
Ryosuke
"Aku kira
Ryo-kun akan menga.. Lupakan saja"
"Yuk
naik"
Ringo pun naik
kesepeda Ryosuke dengan ragu-ragunya
"Mungkin
Ryo-kun yang baik terhadap semua perempuan hanya takut aku seorang perempuan
kenapa-kenapa disaat perjalanan pulang maupun pergi, mungkin hanya perasaan
kasihannya jadi dia mau mengantarkanku" batin Ringo.
"Ryo-kun?"
Panggil Ringo
"Hm..
Nani?" Tanya Ryosuke
"Kamu sudah
pacaran?"
"Ha? Kamu tau
dri mana?" Tanya Ryosuke tersenyum
"Jadi Ryo-kun
sudah pacaran?" Tanya Ringo mulai terpecah belah hatinya
"Iie"
jawab Ryosuke yang membuat Ringo tenang 1000 persen
"Demo..
"Aku tidak
punya pacar dan aku sedang menantikan seorang wanita yang mungkin tidak perna
menerimaku" jelas Ryosuke
"Doshite?"
Tanya Ringo
"Aku sering
melihatnya berduaan dengan seorang laki-laki"
"Ou, sabar ya
Ryo-kun" hibur Ringo yang juga menghibur hatinya
"Un, oh ya
beberapa hari lagi sudah natal.. Kamu bisa keluar malam?" Tanya Ryosuke
"Un"
angguk Ringo
***
Malam natal yang
begitu dingin
"Aku akan
menyatakannya nanti jika sudah dia datang" Senyum Ryosuke memegang sebuah
kado kecil. Dia datang lebih awal dari waktu janjian bertemu dengan Ringo.
"Rin-chan"
peluk Daiki
"
Doshite?" Tanya Ringo yang dicegat waktu ingin pergi bertemu Ryosuke
"aku putus
dengan Ryumi-chan" tangisnya
"Eh?"
"Gomen
Ryo-kun, aku sedang ada sedikit halangan mungkin aku akan datang telat
*Ringo"
"Sabar ya
Dai-kun" hibur Ringo yang sudah hampir satu setengah jam mendengar Daiki
curhat. Ringo terus melihat dan melihat jam tangannya
"Anoo..Dai-kun
aku ada masalah, boleh aku pergi duluan?" Tanya Ringo
"Ou kamu ada
masalah? Pergi dulu saja" ucap Daiki kembali normal
"Ha? Hai!
Arigatou ne Dai-kun" senyum Ringo buru-buru menarik tasnya dan berlari
keluar.
Dia terus berlari
dan berlari
Waktu yang kemakan
mungkin setengah jam dan akhirnya dia sampai juga ditempat bertemuan
Ringo mengatur
napasnya sambil melihat kiri kanan "Ryo-kun.. Sudah pergi" Gumamnya
terjongkok.
"Ah, Rin-chan
kamu sudah datang?" Tanya Ryosuke yang berjalan dari arah belakang pohon
natal yang besar tepat dihadapan Ringo
"Ryo-kun"
peluk Ringo senang.
"Akhirnya
kamu datang juga"
"Gomen, tadi
aku ada halangan" ucap Ringo
"Daijoubu,
ini.. Untuk mu Merry X'mas"
"Wah
arigatou"ucap Ringo ingin memasukan ke tasnya
"Eh? Kamu
tidak mau membukanya?" Tanya Ryosuke
"Ah?
Iya" Ringo pun membukanya pelan-pelan
"Wah..
Kawaii" senyum Ringo melihat sebuah gantungan boneka kecil setelah dia
mengingat-ingat "ini boneka..
"Un, kamu
mengingatnya? Kamu yang telah menjahit boneka ini pelan-pelan dikelasmu"
senyum Ryosuke
"Jadi ini
punya Ryo-kun?"
"Un, sejak
saat itu aku selalu memerhatikanmu, dan kamu selalu berduaan dengan Yuri, aku
kira kamu pacaran tetapi saat aku mengetahui kalian cuma temen biasa. Aku sudah
bertekat untuk menyatakan cintaku padamu" jelas Ryosuke
"Jadi orang
yang Ryo-ku bilang itu.." Tanya Ringo menunjuk dirinya sendiri
"Un, Aishiteru"
peluk Ryosuke tiba-tiba dan membuat Ringo shock abis
"Ha? Aku
mimpi? Bangun lah Ringo. Bagunlah!”Batin Ringo
”Ai..shi..te..ru..Rin-chan” eja Ryosuke
”Ai..shi..te..ru..Rin-chan” eja Ryosuke
“aku tidak mimpi”
Batin Ringo “AISHITERU MO RYO-KUN” teriaknya senang
END~
^Flash Back^
“Yuri-san, kamu
pacaran dengn Rin-chan ya?” Tanya Ryosuke yang menghampiri meja Yuri
“iie, aku hanya
teman dengannya”
“yokatta” senyum
Ryosuke berjalan pergi
“Ryo-san” panggil
Yuri menghentikan langkah Ryosuke
“Rin-chan dia,
menyukaimu.. aku harap kamu dapat menjaganya” senyum Yuri
“Aku akan
menjaganya” senyum Ryosuke
^End Flashback^
tambahan FlashBack^
”wah gantungan HP siapa ini? Kawaii..” senyum Ringo yang menemukan sebuah Gantungan Buta(Pig) dilantai “boneka ini rusak” Gumamnya berjalan kemeja belajarnya mengambil kotak tempat alat-alatnya dikolong meja
tambahan FlashBack^
”wah gantungan HP siapa ini? Kawaii..” senyum Ringo yang menemukan sebuah Gantungan Buta(Pig) dilantai “boneka ini rusak” Gumamnya berjalan kemeja belajarnya mengambil kotak tempat alat-alatnya dikolong meja
“nobuta-chan ku
kemana?” gumam Ryosuke yang mencari-cari gantungan Hpnya yang terjatuh karna
tadi dia (Ryosuke) ditarik-tarik segerombongan
perempuan.
“siapa dia? Ah!
Nobuta-chan! Ada
ditangannya” Batin Ryosuke melihat Rin yang sedang sibuk menjahit Nobutanya
“ah! Nobuta-chan sobek, pasti dia kesakitan” gumam Ryosuke mengigit bibirnya.
”sudah selesai, buta ini punya siapa ya? Aku taruh disini ajah mungkin nanti pemiliknya mengambilnya” batin Ringo menaruhnya dimeja belakang kelasnya. Tak lama pun dia berjalan pulang.
”sudah selesai, buta ini punya siapa ya? Aku taruh disini ajah mungkin nanti pemiliknya mengambilnya” batin Ringo menaruhnya dimeja belakang kelasnya. Tak lama pun dia berjalan pulang.
Ryosuke buru-buru
masuk kekelas Ringo “jahitan dia begitu rapi” gumamnya. “arigatou-nee” ucapnya
menuju meja belajar Rin
^End
Flashback^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar