Title: I’m back (JUMP always ten). Ver2
Author: Yukari a.k.a Tania
Type :one Shoot
Cast: -Ryutaro Morimoto
-Akinazawa Mika
-All of member JUMP
“Aku akan keluar dari Jump!” Seru Ryutaro ketika para member JUMP sedang
berkumpul.
“eh?doshite?” tanya Yabu kaget.
“Kamu tidak serius kan?” tanya Yuya ikut kaget juga.
“aku serius!” ucap Ryutaro dengan ekspresi sangat serius.
Member yang lain hanya terdiam mendengar keputusan Ryuu alias shock.
“Hanya karna seorang perempuan kamu mau meninggalkan kami?” tanya Hikaru
yang menekan kedua bahu Ryutaro.
“ya, karna jika aku berpacaran dengannya kalian pasti tidak akan setuju
bukan?” tanya Ryutaro menepis tangan Hikaru dari bahunya.
“Kamu sudah gila?! Demi seorang perempuan tidak jelas, kamu mau
meninggalkan kami?” tanya Ryosuke sedikit marah.
“Dia bukan perempuan tidak jelas!” seru Ryutaro kesal.
“Perempuan itu hanya memanfaatkan kamu saja!” bentak Ryosuke balik.
“Iie! Dia bukan perempuan yang seperti itu!” teriak Ryutaro.
“Sudahlah biarkan dia mau berbuat apa” Gumam Yuri mendiamkan Ryutaro dan Ryosuke.
Ryutaro pun berjalan meninggalkan mereka.
“Ryuu! Morimoto Ryutaro! Chotto!!!” teriak Yuya ingin mengejar Ryutaro
tetapi tangannya langsung ditarik Yuri.
“Biarkan dia pergi” gumam Yuri dingin.
“Nande?” tanya Yuya panik
“Nanti dia akan sadar sendiri” gumam Yuri berjalan kembali duduk disofa
pink khusus untuknya alias punyanya.
“Dia benar-benar aneh” gumam Daiki mengemil pockynya.
“Un benar-benar aneh” angguk-angguk Yuto menyomot pocky Daiki.
“Hey pocky ku!!” teriak Daiki kesal karna Yuto sekali memcomot pocky itu
LIMA batang.
“Ini” tawar Yuto memberikan pocky yang dicomotnya ke Keito.
“Arigatou” senyum Keito mengambil sebatang pocky dari tangan Yuto.
“Pocky ku tinggal dua batang” keluh Daiki sedih.
***
“Ada apa denganmu?” tanya Akinazawa Mika yang duduk disamping Ryutaro.
“Mereka menjelek-jelekanmu dan aku tidak suka jika ada orang yang
menjelek-jelekanmu” jelas Ryutaro.
“Biarkan saja, lagian bentar lagi kamu akan keluar dari JUMP dan menjauh
dari mereka, kita akan memulai kehidupan baru berdua” senyum Mika yang bersenderan
dibahu Ryutaro.
“Un, kita akan mulai kehidupan baru berdua” senyum Ryutaro manatap Mika.
“aku sangat menunggu waktu itu tiba” gumam Mika masih tidak kehilangan
senyumannya
“boku mo” gumam Ryutaro mengangguk setuju
Mika dan Ryutaro sudah jadian selama 2minggu,mereka berkenalan karna ponsel
mereka ketukar. Tetapi karna hasutan Mika dan member Jump yang tidak setuju
mereka jadian, Ryutaro pun memutuskan ingin meninggalkan Jump dan hidup seperti
pasangan lainnya .
***
“Baguslah! Dengan ini nama Hey!Say!Jump akan hancur” senyum Mika licik.
Kei yang sedang belanja tidak sengaja mendengar kata-kata Mika pun terlihat
panik
“Mika-chan” panggil kei menghampiri Mika yang sedang berjalan pulang
“Inoo-san? Doshita?” tanya Mika penuh senyuman yang benar-benar terlihat
licik
“Etoo.. apa maksud kata-kata kamu tadi?” tanya kei bingung
“ah? Kata-kata mana?” tanya Mika pura-pura bodoh dan sebenarnya jantungnya
hampir tidak berdetak lagi ketika mendengar kata-kata itu
“katamu Jump akan hancur, apa maksud dari kata-kata itu?” tanya kei
mengulang pertanyaannya
“eh?aku tidak bilang seperti itu aku hanya bilang jika aku tidak ingin Jump
hancur terpecah karna ku” bohong Mika
“ou, wakatta. bagaimana hubunganmu dengan ryutaro-kun, apakah baik?” tanya
kei yang masih belum tau apa-apa tentang keputusan Ryutaro akan keluar dari
Jump
“baik-baik saja” senyum Mika tipis
“baguslah, jika tidak ada masalah aku ingin pulang ke Dorm dulu” pamit Kei
melihat jam tangannya
“un, jya ino-san”
“jya” lambai kei membalikan badannya dan berjalan pergi
Setelah Kei berjalan pagi Mika langsung menghela napas yang tidak disadar
tenyata sudah dia tahan lama” dasar penganggu!” gumamnya kesal melihat kei dari
belakang
***
“tadaima minna-san”
“okaeri kei-kun” sahut member-member Jump berbarengan tanpa Ryutaro
“dimana Ryu-kun?” tanya kei tidak melihat sosok Ryutaro
“dia..dia..” Yuya pun terlihat gagap
“dia mau keluar dari Jump” sela Yuri memotong kata-kata Yuya
“nani?” kei terlihat sangat kaget
“hati-hati strawberryku”teriak Ryosuke yang panik ketika Kei hampir
menjatuhkan strawberry titipan dia
“ah, gomen, nih strawberry mu” nyengir Kei memberikan sekotak strawberry ke
Ryosuke
“ arigatou Kei-kun” gumam Ryosuke
“doita, kenapa Ryu-kun mau keluar?” tanya Kei kembali ke topik
“karna perempuan itu” gumam Yabu yang terduduk tenang
“iya, karna perempuan itu! Aku bingung kenapa Ryu-kun bisa suka dengannya?
Apa dia dihipnotis?” tanya Hikaru melipatkan kedua tangannya lalu
mengeleng-geleng
***
“Hey! Apa maksudmu menghasut Ryutaro-kun?” tanya seorang perempuan
“menghasut Ryu-kun?” tanya Mika bingung
“kau tau? Kau sangat keterlaluan?!” seru perempuan itu sepertinya sangat
marah
“aku tidak menghasutnya! Lagian tidak ada hubungannya dengan kau, dia itu
pacarku, mengerti kau?” ketus Mika berjalan pergi
“hey! Mika! Awas kau jika Hey!Say!Jump sampai kekurangan Ryu, akan ku
habiskan kau!” teriak perempuan itu mengancam Mika
Mikatidak memedulikan perkataan perempuan itu yang merupakan temannya.
Setelah berjalan masuk kesebuah ruangan kosong Mika pun terjongkok dipinggiran.
Matanya mulai berkaca-kaca “nande? Karna Jump aku kehilangan teman-temanku.
Kenapa demi Jump mereka menjadi seperti itu? Aku hanya ingin pertemanan kami
seperti dulu! Aku benci Jump! Akan ku hancurkan mereka!!” gumamnya kesal
***
Beberapa hari kemudian~
Ryutaro kembali lagi ke Dorm yang mereka tinggal untuk membereskan
barang-barangnya
“Hey!Ryu-kun,kamu benar mau keluar? Tanya yabu tidak tinggal diam lagi.
“ini keputuskanku! Seru Ryutaro membereskan barang-barangnya
“ikut aku!” tarik Yuri tanpa basa basi
Mereka bersepuluh pun pergi menuju suatu tempat
“kau benar-benar seperti iblis Mika!” seru seorang perempuan yang tak lain juga
adalah temannya
“ini juga karna kalian!” seru Mika tidak kalah serem dari temannya “kamu
tau? Aku benci jika melihat kalian yang bergitu tergila-gila dengan sebuah
BoyBand laki-laki yang hanya dapat bernyanyi dari pada aku, teman baik kalian.
Maka itu aku ingin menghancurkan JUMP! Itu satu-satunya cara agar kalian dapat
kembali berteman denganku!!” teriak Mika yang tersenyum licik
“sudah ku bilang dia pasti ada maksud” bisik Ryosuke yang ngumpet dibelakang
dinding bersama member lain
“kamu sudah gila mika!”seru temannya yang tidak dapat mengatur emosinya
lagi, dia mengangkat tangannya dan ingin menampar Mika. Tetapi Ryutaro berlari
menuju arah mereka dan mencegatnya.
“Mika-chan kamu.. bukan benerankan? Itu bohongkan?” tanya Ryutaro tidak
percaya
Mika hanya terdiam menunduk
Ryutaro yang tau apa maksud mika pun mulai berkaca-kaca “tidak ku sangka
kamu beneran mempermainkan perasaanku” gumamnya mulai menangis
Mika tetap terdiam tidak berkata sepata kata pun
Ryosuke dan yang lain langsung berjalan menghampiri mereka
“perempuan seperti ini tidak perlu ditangisin Ryu-kun!” seru Yuto tiba-tiba
berubah menjadi dingin tidak seperti biasanya
Sebuah tamparan tiba-tiba mendarat dipipi Mika. Dan membuat semua orang
yang disana shock
“yuto-kun”gumam keito terbengong
“tidak ku izinkan kamu melukai temanku!” seru Yuto yang berapi-api
“sudah cukup Yuto-kun” gumam Daiki pelan kemudian menarik Yuto kepinggir
Mika pun tersenyum dan memegang pipinya yang sudah merah “tidak disangka
anak Jump dapat menampar seorang perempuan seenaknya?” tanyanya sedikit meledek
#plak!!
Sebuah tamparan tiba-tiba mendarat lagi dipipi Mika
Semua orang pun terlihat shock dan suasana terlihat hening beberapa detik
“jangan perna menjelek-jelekkan temanku!” seru Ryutaro terlihat sangat
marah
“Ryu” panggil Mika kaget
“sudah Ryu, sudah” gumam yuya berusaha meredakan emosi Ryutaro yang tidak
perna semarah itu.
“sepertinya kau memang perempuan bodoh” Gumam yuri sedikit meledek
“pergilah! Jika ingin pipi mu masih mulus, jangan perna muncul lagi!” usir
Hikaru yang tidak biasa melihat suasana seperti itu
Mika pun berlari pergi yang tersisa hanyalah kesunyiian dan amarah yang meledak-ledak
“arigatou sudah mau membantu kami” senyum kei kearah teman Mika
“doita, lagian aku tidak ingin melihat kalian terpecah belah, Mika sudah
berubah, karna keegoisannya, dia sudah hampir menghancurkan karir kalian,
sebagai temannya aku ingin minta maaf kepada kalian, gomenasai” gumam temannya
Mika membungkuk
“bukan salahmu”sela Ryosuke, “sebagai tanda terima kasih kami, ini tiket
konser kami, jangan lupa ajak temanmu yang lain untuk datang juga ya” senyumnya
memberikan beberapa tiket konser mereka
“hountou?” tanya perempuan itu membesarkan matanya tanpa berkedip sama
sekali
“un” angguk ryosuke memastikan
“arigatou gozaimas” gumam perempuan terlihat sangat senang lalu dia
membungkuk kepada semua member JUMP
“doita” gumam Ryosuke
“jika tidak ada masalah, aku pulang dulu ya” pamit teman Mika berjalan
pergi
“un. Jya” lambai ryosuke
“jya” jya lambai Teman Mika
Setelah melihat teman Mika pergi mereka pun melihat kearah Ryutaro
“minna-san, hountouni gomenasai” tunduk Ryu malu “aku memang bodoh! Gomen
jika aku tidak mendengarkan nasehat kalian” gumam ryutaro merasa sangat
bersalah
“daijoubu, asal kamu bisa kembali dan kita tetaplah bersepuluh” senyum Yuri
“un kita adalah Jump!.. Hey!Say!Jump!”
teriak Ryutaro tersenyum dan mereka pun berteriak bersama
-End-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar